ERA PERAWAT 2.0.pdf

Please download to get full document.

View again

All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
 0
 
  Description:
Share
Transcript
  ERA PERAWAT 2.0: PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL (TWITTER) SEBAGAI OPTIMALISASI PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT Oleh: Maryami Yuliana Kosim (1006800926) Abstrak Twitter adalah sebuah jejaring sosial gratis dan layanan micro-blogging yang memungkinkan pengguna untuk mengirim dan membaca pesan berbasis 140 karakter yang dikenal sebagai tweets. Pengguna Twitter di Indonesia termasuk cukup besar, dan ini merupakan wahana yang patut dipertimbangkan oleh Perawat di Rumah Sakit dalam mengoptimalkan pelayanan keperawatan mereka. Twitter dapat digunakan perawat sebagai media pemasaran, komunikasi dengan pasien, pelayanan kesehatan komunitas, kebutuhan internal rumah sakit, penelitian dan survey, serta monitoring pasien. Perawat perlu memperhatikan kode etik keperawatan dalam menggunakan fasilitas twitter tersebut.   I.   LATAR BELAKANG Pada salah satu episode film seri kesehatan yang cukup popular, Grey Anatomi, menggambarkan salah satu tokoh, Dr Bailey sibuk meng-update lini masa Twitternya saat operasi CABG. Dr Webber, Kepala Bagian Bedah, memarahi Bailey karena tidak professional dalam bekerja. Bailey membela diri dengan menunjukkan bagaimana tweeting akan memungkinkan mahasiswa kesehatan di luar untuk mengikuti jalannya operasi yang jarang disaksikan. Beberapa saat kemudian, proses operasi ternyata berubah kritis, terjadi pendarahan spontan pada pasien. Pasien membutuhkan transfuse segera dalam waktu tiga jam. Tim itu terlihat putus asa karena persediaan darah habis, hingga akhirnya muncul sebuah tweet balasan dari rumah sakit terdekat, yang mengumumkan bahwa mereka memiliki persediaan darah untuk transfusi. Operasi itu akhirnya berhasil, dan Dr Webber pun mengoreksi kebenciannya kepada Twitter, dan bahkan menggunakannya selama operasi. Meskipun alur cerita yang murni fiksi, namun kondisi dimana Rumah Sakit mulai beralih ke Twitter adalah nyata. Jejaring sosial dirasakan mampu menjembatani kesenjangan antara staf rumah sakit-pasien. Jejaring Sosial merupakan tren baru yang sedang melanda Indonesia. Kepopulerannya dimulai dari Friendster, multiply, dan meluas secara drastis pada era facebook. Twitter adalah  sebuah jejaring sosial gratis dan layanan micro-blogging yang memungkinkan pengguna untuk mengirim dan membaca pesan yang dikenal sebagai tweets. Posting tweets berbasis teks hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil penulis dan dikirimkan ke pelanggan penulis yang dikenal sebagai pengikut. Secara kuantitas, populasi pengguna Twitter di tanah air terus meningkat, sejalan dengan makin meningkatnya teknologi di Indonesia. Saat ini, Indonesia adalah pengguna Twitter terbanyak ketiga di dunia, pertama di Asia. Presiden SBY pun bangga dan memamerkannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat. Penggunaan twitter sebagai sarana kampanye sosial media, menurut para networker sangat disarankan, termasuk dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan. Perawat tidak dapat dipungkiri merupakan bagian penting dari rumah sakit dan dapat  berfungsi sebagai penghubung komunikasi untuk pasien, dokter, dan bagian lain yang tergabung dalam pelayanan Rumah Sakit. Teknologi yang mendukung komunikasi tersebut saat ini sangat  beragam. Akan tetapi, Twitter merupakaan salah satu wahana yang menarik untuk dipertimbangkan, karena selain cukup familiar di masyarakat, juga memiliki potensi begitu  banyak. Berikut merupakan ulasan tentang bagaimana Perawat dapat memanfaatkan Twitter bagi optimalisasi pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit. II. KAJIAN LITERATUR  A. Twitter Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jaringan sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut kicauan [3]  ( tweets ). Kicauan (Tweet) adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Kicauan bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat kicauan penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut. Semua pengguna dapat mengirim dan menerima kicauan melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di negara-negara tertentu. Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini  pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts. Twitter dirasakan lebih efektif dari pada facebook, karena selain kecepatan   penyebarannya ke seluruh dunia dapat terjadi sepersekian detik melalui kode hashtag (#), juga tidak memiliki prosedur keamanan yang rumit seperti facebook. B. MANFAAT TWITTER Berikut merupakan manfaat spenting twitter bagi optimalisasi pelayanan keperawatan di rumah sakit secara garis besar. 1.   Permasalahan perawatan seringkali dating karena terlewatinya  golden periode   pertolongan bagi pasien. Hal ini biasanya dikarenakan banyak prosedur yang harus dilewati jika pasien hendak kontrol ke dokternya, maupun berkonsultasi langsung dengan  petugas kesehatan. Ancaman ini dapat dihindari ketika pasien menyebutkan ( mention ) dokter atau perawat mereka. Sebagai contoh, di Sarasota Memorial Hospital, pasien semakin banyak belajar untuk menggunakan Twitter untuk mendapatkan hasil maksimal dari perawatan mereka. Dokter di Chicago Rush University Medical Center bahkan mengawasi pasien melalui Facebook sehingga mereka akan diberitahu oleh pasien  pemulihan mereka. 2.   Seperti di Grey Anatomy, dokter mungkin mengupdate tweeter selama operasi untuk menjawab pertanyaan medis dari pasien lain. Seperti Dr Webber, beberapa orang khawatir bahwa hal ini akan mengalihkan fokus tindakan bedah ke pasien. Tapi pada setiap tim operasi, akan ada salah satu staff yang mungkin bebas sementara yang lain  bekerja, dan pada saat itu ia dapat mengisi waktu-nya dengan menjawab pertanyaan ( mention ) yang masuk. Pada bulan Maret 2009, dokter bedah otak di Henry Ford Hospital menjawab lebih dari 1.900 mention pertanyaan yang masuk secara langsung saat  pembedahan berlangsung. Twitter telah menjadi sumber daya yang besar bagi mahasiswa kesehatan dan merupakan aliran informasi yang sangat cepat untuk publik. 3.   Ada waktu di mana kondisi menjadi sangat kritis, seperti ketika transfusi diperlukan. Mengupdate Twitter mungkin dapat menyelamatkan. Pada bulan Agustus 2009, tumpahan bahan kimia menyebabkan lebih dari 50 orang dirawat di rumah sakit, dengan dua orang dalam kondisi kritis. Staff Rumah Sakit New Bedford Southcoast meminta setiap pasien untuk meng-update tweet harian terkait kondisi masing-masing korban, atau  jika obat mereka habis. Kondisi ini sangat membantu dalam memonitor pasien di Rumah Sakit.   Selain itu, sebuah kajian menarik yang dipublikasikan oleh LPN to RN (2009) menyatakan  bahwa perawat dapat memanfaatkan twitter dalam 101 cara, secara garis besar sebagai berikut: 1.   Untuk Pemasaran dan Relasi Publik, seperti publikasi sarana baru, cabang baru, dll. 2.   Berhubungan dengan Pasien, ini berguna baik pada saat pasien di rawat maupun saat  pasien keluar Rumah Sakit. Sangat mendukung untuk aplikasi kebutuhan homecare, survey kepuasan pasien, dan deteksi dini kambuhnya penyakit. 3.   Bagi Komunitas, dapat berupa pendidikan kesehatan, diskusi terkait kebijakan kesehatan, dll. 4.   Kebutuhan Internal Rumah Sakit, dapat berupa pengumuman kebutuhan ketenagakerjaan, kebutuhan donor darah maupun organ yang cukup darurat, dll. 5.   Penelitian dan survey, twitter memberikan fasilitas pencarian yang sangat luas, dan cukup dipermudah dengan adanya fasilitas mention  (@) dan hashtag   (#), ini dapat digunakan untuk mensurvei pola penyakit atau keluhan yang sering diderita oleh pasien. Hal ini salah satunya pada riset yang dilakukan oleh seorang konsultan marketing di Minneapolis, Russell Herder, yang menyatakan bahwa konsumen (pasien) mulai sering membagi informasi kesehatannya dalam jejaring social, sehingga diperlukan  pendampingan oleh petugas kesehatan untuk memberi arahan yang tepat. 6.   Monitoring Pasien dan Aplikasi Medis: dalam hal ini dapat digunakan untuk  berkomunikasi dengan pasien langsung, mengirimkan dan mempublikasikan data, catatan harian pasien, mengirimkkan hasil lab, mengirimkan hasil pengkajian keperawatan pada EMR (  Electronic Medical Record  ) yang digunakan, melacak diet pasien, mengikuti trend  penyakit yang diderita pasien, memonitor gerakan janin (dengan meminta Ibu hamil mengirim twitter setiap merasakan tendangan janin), melacak gula darah pasien. C. Hambatan dan Tantangan Aplikasi Twitter dalam Rumah Sakit Tidak dapat dipungkiri, masih banyak rumah sakit yang enggan untuk menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi, karena mereka berpikir aplikasi tersebut adalah  pelanggaran kerahasiaan pasien. Selain itu, rumah sakit perlu untuk menjaga citra publik mereka, akan adanya kemungkinan kritik dari pasien akan pelayanan rumah sakit yang buruk, yang disampaikan melalui media sosial. Selain itu, Rumah sakit juga harus membekali perawatnya
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x